Hidup pada masa sekarang..
Orang sering bilang bahwa manusia dibatasi oleh ruang dan waktu. Memang betul sih, toh kita ngga bisa jalan menembus tembok, kita ngga bisa kembali ke waktu kita masih anak-anak, atau pindah ke waktu di mana kita sudah tua. Ya udah jelas gitu koq, ngapain dibahas?
Ini alasannya. Baik disadari atau ngga, batasan-batasan tadi bisa membuat manusia menjadi bahagia atau malah sebaliknya. Tapi seringnya sih malah membuat kita jadi ngga bahagia. Kenapa? Manusia sering lupa bahwa dia hidup di masa sekarang, dan terjebak di masa lalu atau masa depan. Kegagalan masa lalu dan ketidakpastian masa depan membuat orang ngga bisa menikmati masa sekarang–waktu yang sedang dijalaninya. Kenyataan masa lalu bahwa kita pernah gagal sering kita bawa ke masa sekarang , sehingga menimpa pandangan kita akan sesuatu yang kita kerjakan di masa sekarang, seolah-olah kita sedang mengalami kegagalan juga di masa sekarang. Demikian juga ketidakpastian masa depan atau sesuatu yang belum berhasil kita raih, yang menghantui dan membebani kita sehingga kita ngga bisa menikmati apa yang kita punya, yang kita capai, yang kita hasilkan saat ini, detik ini.
Ayo, nikmatilah saat ini… Memang kita ngga bisa mengubah masa lalu. Kita ngga bisa menciptakan masa depan yang pasti. Tapi kita bisa menyusun masa lalu yang indah. Kita juga bisa meniti jalan ke arah masa depan yang kita impikan. Tapi syaratnya, kita harus hidup di masa sekarang untuk bisa melakukannya, bukan di masa lalu, atau di bawah bayang-bayang masa depan.
Satu hal yang paling penting, libatkan Dia yang ngga terbatas oleh ruang dan waktu. Bahkan, biarkan Dia yang membuka jalan kita dan menuntun kita berjalan. Maka kita akan menikmati saat ini, meniggalkan masa lalu yang indah, dan menata masa depan yang pasti.
Selamat datang di bulan Agustus….