Archive for May, 2006
Diam
Dengan berdiam manusia tidak terlihat bodoh, tapi itu tidak berarti dia cerdas.
Dengan berdiam Anda tidak menyakiti orang lain, tapi itu tidak berarti Anda membahagiakannya.
Berdiam bisa membosankan, tapi bisa juga mengasyikkan.
Dengan berdiam kita tidak akan tersandung, tapi juga tidak akan terbang.
Dengan berdiam Anda mungkin tidak akan kelelahan, tapi tidak akan merayakan kemenangan.
Apakah Aku ini Orang Baik?
Sebagian orang dengan mudah menyebut dirinya baik. Sebagian lainnya dengan mudah pula mengkategorikan dirinya jahat. Tapi ada pula mereka yang tidak terlalu yakin, apakah mereka itu sebenarnya baik atau jahat. Bukan mustahil Anda pun akan memasukkan diri Anda ke dalam kelompok yang disebut belakangan tadi setelah selesai membaca artikel ini.
Berikut adalah beberapa definisi orang baik.
-
Tutur kata halus, mau mengalah, peka terhadap perasaan orang lain.
-
Rela berkorban demi kepentingan orang lain bahkan masyarakat, tidak menuntut balasan atas perbuatan baiknya.
-
Orang baik adalah orang yang periang, bisa menghadapi masalah dengan kepala dingin, menghindari konflik.
-
Mereka yang memikirkan segala tindakannya beserta dampak yang mungkin ditimbulkan dari apa yang diperbuatnya itu. Bertanggung jawab. Berdisiplin. Bisa mengatur waktu dengan baik.
-
Mereka yang tidak pernah menyinggung perasaan. Menghargai pribadi orang lain yang unik, kompleks, complicated, dan mungkin rentan.
-
Mereka yang mengutamakan kualitas dari apa yang mereka hasilkan, tidak asal-asalan atau sembrono, serius dalam berkomitmen.
-
Orang yang baik adalah mereka yang bisa memimpin, dapat mengambil keputusan dengan cepat sekaligus benar. Rajin bekerja, tidak malas. Pantang menyerah.
-
Orang yang fokus pada tujuan. Kuat. Tidak terpengaruh oleh mereka yang lebih lemah. Berpandangan ke depan.
-
Mereka yang mengedepankan keceriaan. Suasana hati yang gembira. Tidak suka akan kesedihan yang berlarut-larut.
-
Orang baik adalah mereka yang bisa menyuguhkan tawa bagi sesama. Orang yang mencerahkan dunia yang kelabu ini.
-
Mereka yang beribadah dengan teratur. Merayakan hari-hari agung bersama orang-orang tercinta.
-
Mereka yang menjauhkan diri dari apa yang dilarang oleh kitab suci.
-
Mereka yang menjaga hatinya dan tidak membiarkan dirinya dirusak oleh dunia yang bejat ini.
-
Orang baik adalah orang yang tidak ikut campur urusan orang lain. Cukuplah dia urus dirinya sendiri.
-
Orang yang mengutamakan nilai-nilai kemanusiaan. Menerima kenyataan bahwa semua manusia sama derajatnya. Memperhatikan hak sesama. Membela mereka yang tertindas.
-
Mereka yang say no to drugs, alcohol, pornografi, hedonisme, free sex.
-
Mereka yang bisa menikmati hidupnya. Melakukan apa yang menjadi keinginannya, walupun itu adalah hal-hal yang gila, selama itu tidak merugikan orang lain.
Dan masih banyak lagi definisi “orang baik” lainnya. Anda mungkin setuju dengan sebagian dari apa yang disebutkan di atas. Mungkin sebagian lagi jauh dari pengertian Anda tentang “orang baik”. Bagi saya ada definisi yang lebih singkat, padat, to the point, tentang “orang baik”. Orang yang baik adalah mereka yang menganut nilai-nilai atau prinsip-prinsip yang sama seperti yang kita anut juga. Makin banyak shared values antara Anda dengan orang itu, maka Anda akan menilai orang itu semakin “baik”. Demikian sebaliknya, jika tidak ada kesamaan dalam nilai-nilai yang dianut, terlebih jika mereka menganut nilai yang bertentangan dengan nilai yang Anda anut, maka mereka “orang jahat”. Tapi, kalau memang betul begitu definisi “orang baik”, bagaimana saya bisa mengukur kebaikan diri saya? – Jawab sendiri ah, capek!
