Ketika Anda Bercinta
Ketika Anda sedang bercinta bersama pasangan Anda, Anda tidak hanya berdua. Di atas pembaringan itu ada juga ayah Anda, ibu Anda, ayah pasangan Anda, dan ibu pasangan Anda. Atau bahkan, jumlah orang yang terlibat bisa lebih banyak dari itu.
Kenapa begitu? Karena orang-orang tadilah yang membentuk masa muda Anda dan masa muda pasangan Anda. Memori yang Anda rekam di masa kanak-kanak sebagian besar merupakan goresan-goresan pena dari orang tua Anda, yang makin lama makin berwujud lukisan. Inilah yang kemudian menjadi fantasi seksual seseorang ketika sudah dewasa.
Untuk mencapai kepuasan seksual, tentu fantasi seksual seseorang perlu terpenuhi. Masalahnya, tidak semua orang merasa nyaman mengkomunikasikan fantasinya kepada pasangan.
Jika Anda ingin membahagiakan pasangan, sudah saatnyalah Anda menelusur lebih jauh ke masa kecil pasangan Anda dan berusaha mengerti fantasi seksualnya. Melalui beberapa pertanyaan dengan cara dan pada momen yang tepat, hal itu bisa Anda gali.
Cintailah pasangan Anda dengan cara sebagaimana dia ingin dicintai, bukan sebagaimana Anda ingin mencintainya.
March 21st, 2007 at 10:39 pm
Gue masih bingung di mana tautan rasional antara kalimat “Memori yang Anda rekam di masa kanak-kanak sebagian besar merupakan goresan-goresan pena dari orang tua Anda, yang makin lama makin berwujud lukisan.” dan kalimat “Inilah yang kemudian menjadi fantasi seksual seseorang ketika sudah dewasa.” Penjelasan harap ditulis dalam tidak lebih dari 500 kata dan tidak melebihi 1 lembar kertas berukuran A4. Nilai tambah akan diberikan jika penjelasan disertai dengan rujukan tertulis (buku, artikel, etc) atau rujukan pada pengalaman pribadi (nah lho!)
March 21st, 2007 at 11:30 pm
Selamat pagi, Mas Gea… Semoga paginya cerah
Artikel di atas gua intisarikan dari bagian akhir buku berikut:
How to Make Anyone Fall in Love with You. Author: Leil Lowndes.
Waktu itu, walaupun dengan malu-malu karena takut disangka orang ngga pernah ada yang mau mencintai gua, gua beli juga itu buku.
Rupanya isinya lebih banyak membahas masalah komunikasi dan perbedaan psikologi cewe/cowo. Menarik sekali.
Okeyy… Kembali ke: LAPTOP.
Pertanyaan Anda: apa hubungan antara masa anak-anak dan fantasi seksual?
Sentuhan ibu sewaktu memandikan anak laki-laki, bagaimana ibu menghukum sang anak (memukul anaknya, menunjukkan kuasa sekaligus juga rasa sayang), bagaimana ayah memeluk dan menggendong anak perempuan, dan sebagainya, itu yang direkam. Rekaman itu akan di-rewind sesudah dewasa. Ketika anak tadi sesudah dewasa kemudian bercinta dengan pasangannya, dia berharap mendapatkan apa yang ada di “rekaman” tadi.
Katanya sih gitu. Dan gua mulai percaya.
March 22nd, 2007 at 4:53 am
gw tetap nggak ngerti kaitannya…ini hasil research? di bukunya ditulis nggak? dijelasin atuh.
Untuk bagian “Untuk mencapai kepuasan seksual, tentu fantasi seksual seseorang perlu terpenuhi”…maksudnya apa? kepuasan dalam bentuk orgasme? kalo dlm bentuk orgasme, kyknya pernyataan itu gag tepat deh.
March 25th, 2007 at 6:05 pm
Kayaknya yang dia maksud orgasme deh. Ya nanti diteliti saja toh kalo pas bercinta.
May 7th, 2007 at 5:29 am
May 7th, 2007 at 7:07 am
Siapa bilang kita serius? Itu sebabnya kita gak pernah nambah tua Yudh.. (atau dewasa?).. huehehe
June 5th, 2007 at 12:31 pm
vid,
ini pengalaman pribadi or hasil baca or penelitian langsung?
mana yang harus digarisbawahi untuk menekankan tingkat kepercayaan yang baca?
dalem bgt,,kaya bapa2 aja lo!
June 6th, 2007 at 2:53 am
baca bu, belum ada pengalaman euy…
tapi gua juga lagi melakukan penelitian kok. Subyeknya: monyet dan kera.. (ntar tanya lagi, “apa bedanya monyet dan kera?” he he)
bukunya teh ini: How to Make Anyone Fall in Love with You. Author: Leil Lowndes.