…Ngopi dulu yuk…

Berpaling sejenak dari hiruk pikuk aktivitas rutin Anda… Atau melewati sore dan malam yang dingin dengan secangkir kopi hangat di tangan, sembari menikmati tulisan-tulisan berikut.. Kita akan menyelam bersama-sama.. membuang pikiran penat di dasar danau.. lalu muncul lagi ke permukaan dengan keadaan yang segar..

Archive for February 5th, 2008


…Acoustic Alchemy…

Acoustic Alchemy, duo gitaris super! Yang satu steel string, yang satunya nylon string guitar. Saya sudah suka mereka sejak sepuluh tahun lalu. Tapi nama mereka baru saya kenal sekarang, itu pun berkat search engine di internet: Nick Webb dan Greg Carmichael.

Acoustic_alchemy Apa yang membuat mereka istimewa? Pertama, teknik gitarnya. Luar biasa bagaimana mereka bisa mem-produce suara yang memukau. Tentu ini tidak terlepas dari bakat, latihan, kecintaan mereka terhadap musik, dan pemilihan gitar yang tepat. Ada banyak gitar di pasaran, tapi pada umumnya seorang musisi mesti memilih satu gitar saja. Mungkin proses yang mirip dengan pencarian istri. :-) Tentunya gitar tidak punya jadwal PMS dan ngga bakalan ngambek kalau terlambat dijemput dari salon. That’s good :-)

Kedua, harmony yang mereka alunkan cenderung mudah dicerna, terutama buat mereka yang alergi dengan jazz mainstream.

Juga karakter musik mereka tidak banyak berubah sampai hari ini. Kenyataan ini membuat mereka yang sudah terlanjur jatuh cinta, menjadi semakin cinta, atau minimal tetap cinta. Bayangkan seorang yang mengawini seorang pemudi cantik, cerdas, lagi berbudi luhur, yang mana kemudian seiring berjalannya waktu, sang pemudi ber-transformasi menjadi seorang nenek sihir lengkap dengan segala attitude-nya yang tidak wajar. Okey, mungkin analoginya berlebihan. Intinya, karakter yang kuat, itu daya tarik mereka.

Acoustic Alchemy. Super musicians yang mengedepankan kerendahan hati. Bukannya menyajikan musik yang pelik, mereka memilih untuk berbicara dalam bahasa pendengar awam yang sederhana. Salut!