…Café au lait…
Café au lait (Kata di dalam Bahasa Perancis untuk kopi dengan susu) adalah jenis minuman kopi yang berasal dari Perancis.
Di Eropa, “café au lait” berakar dari tradisi yang sama dengan “caffè latte” dari Italia, “café con leche” dari Spanyol, “kawa biała” (”kopi putih”) dari Polandia, “Milchkaffee” dari Jerman, “koffie verkeerd” dari Belanda, dan “café com leite” dari Portugal. “Café au lait” artinya “kopi dengan susu”, sesederhana itu. Di Eropa bagian utara, café au lait adalah sebutan yang paling sering digunakan di kedai-kedai kopi. Minuman ini dapat juga dibuat di rumah dengan mencampurkan kopi hitam dan susu yang dipanaskan, sedangkan di kedai-kedai kopi yang memiliki mesin espresso digunakan kopi espresso bersama susu yang di-steam. Hal terjadi semenjak mesin espresso tersedia pada sekitar tahun 1940.
Di banyak kedai kopi di Amerika, café au lait dibuat dengan menggunakan kopi drip brewed atau French pressed coffee sebagai pengganti espresso, meskipun French roast ataupun kopi hitam yang serupa dapat digunakan sebagai bahan dasar untuk membuat minuman ini.
Di Amerika Serikat, caffè latte dan café au lait disajikan sebagai dua jenis minuman yang berlainan.
Hal yang demikian tidak terjadi di Eropa, di mana kedua istilah ini digunakan lebih sebagai indikasi apakah minuman ini disajikan dengan gaya Perancis atau gaya Italia. Pada gaya Perancis, digunakan cangkir porselain putih, sedangkan pada gaya Italia digunakan gelas bening dan kopi yang disajikan selalu berasal dari mesin espresso.
Drip brewed coffee yang dicampur dengan susu tidak memiliki istilah sebutan di Eropa.
Istilah misto (Bhs. Inggris: mixed) juga dipergunakan untuk merujuk kepada café au lait, seperti yang dipergunakan oleh Starbucks.
Dikutip dan diterjemahkan dari Wikipedia. http://en.wikipedia.org/wiki/Caf%C3%A9_au_lait

January 19th, 2009 at 5:02 am
Di Australia, “caffè latte” (biasanya orang bilang ‘latte’ saja) telah menjadi bahasa Inggris sehari-hari. Orang Australia banyak yang suka minum kopi dan varian-variannya, termasuk latte. Di pagi hari sebelum orang-orang pada masuk kantor, kedai-kedai kopi telah ramai didatangi para pembeli, yang kebanyakan minta kopinya di “take-away” dalam perjalanan menuju ke meja kerja mereka. Karena kuatnya pengaruh Italia dalam hal kopi-kopian di sini, seperti yang disebut artikel di atas, latte dari mesin espressio disajikan dalam gelas bening; kemudian ditambahkanlah “steam milk”. Biasanya orang suka menambahkan pemanis seperti gula pasir atau pemanis sintetik. Selamat berlatte!
January 20th, 2009 at 8:42 pm
Terima kasih untuk tanggapannya… Semoga satu hari nanti saya bisa menggenggam secangkir latte sambil ngobrol dan bertatap muka dengan Anda di rumah Anda